Mengenai Saya

Foto saya
magelang, jawa tengah, Indonesia

Selasa, 14 Juni 2011

JENIS-JENIS CELANA JEAN !


SEJARAH CELANA JEAN
Jeans pertama kali dibuat di Genoa, Italia tahun 1560-an. Jeans biasa dipakai oleh angkatan laut. Celana yang biasa disebuat orang Perancis dengan “bleu de GĂ©nes“, yang berarti biru Genoa ini, meski pertama kali diproduksi dan dipakai di Eropa, tetapi sebagai fashion, jeans dipopulerkan di AS oleh Levi Strauss, pria yang mencoba mencari nasib baik ke San Francisco sebagai pedagang pakaian. Ketika itu, AS sedang dilanda demam emas.
Akan tetapi, sampai di California semua barangnya habis terjual, kecuali sebuah tenda yang terbuat dari kain kanvas. Kain ini dipotongnya dan dibuatnya menjadi beberapa celana dan dijual kepada para pekerja tambang emas. Ternyata mereka menyukainya karena tahan lama dan tak mudah koyak. Kemudian Strauss menyempurnakan jeansnya dengan memesan bahan dari Genoa yang disebut “Genes”, yang oleh Strauss diubah menjadi “Blue Jeans“.
Akhirnya karena para penambang sangat menyukai jeans buatannya ini, mereka menobatkan celana ini sebagai celana resmi mereka. Para penambang emas itu menyebut celana Strauss dengan sebutan “those pants of Levi`s” atau “Celana Si Levi”. Sebutan inilah yang mengawali merek dagang pertama celana jeans pertama di dunia.
Naluri bisnis Strauss yang tajam membuatnya mengajak pengusaha sukses Jakob Davis untuk bekerja sama, dan pada tahun 1880 kerja sama itu melahirkan pabrik celana jeans pertama. Dan produk desain mereka yang pertama adalah “Levi’s 501“.

JENIS-JENIS CELANA JEAN
STRAIGHT CUT
Jins berpotongan straight cut biasanya jatuh di pinggang dan pas di bagian bokong dan paha. Jins ini sangat klasik.
Pas untuk: Si pinggang panjang, si tubuh lurus, dan si tinggi.
Tips khusus : Celana straight cut cocok dipadankan dengan busana apa saja. Saat ingin tampil santai, kenakan dengan sepatu keds

Boot Cut
Boot-cut atau flare-cut adalah jins yang jatuh di pinggang dan longgar di bagian kaki (dari lutut ke mata kaki)
Pas untuk: Si tubuh kurus, si tubuh atletis dan si bokong besar.
Tips khusus: Padanan celana boot cut dan sepatu boots dapat membuat tampilan menjadi lebih langsing.

Wide Leg
Jins model ini berpotongan lebar dari bokong sampai mata kaki. Jins ini tidak memperlihatkan siluet tubuh sama sekali.
Pas untuk: Si tubuh atletis dan si tubuh besar.
Tips khusus: Jins berpotongan lebar ini cocok dipadankan dengan atasan yang dimasukan ke dalam celana.

Skinny Jeans
Jins ini melekat ketat dari atas hingga bawah mata kaki. Begitu ketatnya sehingga hampir menyerupai celana legging.
Pas untuk: Si kurus tinggi dan si bokong rata
Tips khusus: Skinny jeans berteman baik dengan high heels, boots dan sepatu datar.

Cropped Jeans
Jins model ini memiliki bagian kaki yang terpotong, layaknya celana capri.
Pas untuk: Si tinggi
Tips khusus:Cropped jeans pas sekali untuk acara santai. Kenakan dengan sepatu datar atau sandal tali temali.

Boyfriend Jeans
Sesuai namanya, jins ini adalah jins pria. Jins ini berpotongan gombrong dari atas sampai bawah.
Pas untuk: Si tubuh lurus
Tips khusus: Memakai jins pria dengan cara digulung di bagian bawah adalah salah satu gaya yang sedang diminati. Padankan jins ini dengan dalaman ketat dan blazer

High Rise 
Jins ini berpotongan high-waist, dimulai dari atas pinggang.
Pas untuk: Si tubuh pendek.
Tips khusus: Kenakan high-rise dengan kaus berpotongan simpel yang dimasukkan ke dalam celana.

Low Rise
Jins ini berpotongan rendah, bermula tepat di tulang pinggul.
Pas untuk: Si pinggang pendek, si bokong besar dan si perut besar.
Tips khusus: Jins low-rise sebaiknya dipadankan dengan top yang panjang agar perut kita tidak mengintip bebas.

Cara Merawat Jeans
Untuk merawat jeans, masih ada beberapa cara yang disarankan pengamat fashion lain:
Bersihkan pada bagian yang bernoda dulu. Jeans tidak selalu harus dicuci seluruhnya.
Balik bagian dalamnya keluar. Untuk mencegah warna jeans memudar, balik jeans Anda sehingga bagian dalamnya kini di luar. Gunakan air bersuhu ruangan untuk mencucinya. Jika warna jeans sudah keburu memudar akibat luntur, cuci jeans tersebut bersama dengan jeans lain yang warnanya masih kuat. Tambahkan sedikit cuka untuk mencuci. Cuka juga akan melindungi warna jeans.
"Mencuci jeans tanpa sabun kadang-kadang juga akan membersihkannya tanpa merusak bahannya,"
Memindahkan jeans yang masih lembab dan langsung menggantungnya ditempat teduh lebih disarankan. Hal ini akan mencegah jeans menjadi berkerut, menyusut, dan memelihara bentuk aslinya sebelum dicuci. Begitu jeans kering sempurna, gantung jeans di dalam lemari (tidak melipatnya). 







3 komentar:

  1. Celana lebar atau lebih dikenal dengan wide-leg mulai "bermunculan" di ranah fashion. Beberapa desainer papan atas, seperti Derek Lam dan Monique Lhuillier membawa kembali tren yang sempat marak di tahun 70-an ini di panggung peragaan busananya. Bagaimana cara padanan yang tepat?

    Celana wide-leg memberi kesan elegan, berkelas, serta bisa dipadankan untuk kesan formal maupun santai. Secara umum, celana tipe ini bisa dikenakan bentuk tubuh apa pun, tergantung detail dari celana tersebut. Celana wide-leg bisa melebar mulai dari bagian bawah bokong, ada pula yang mulai melebar dari bagian lutut, ada juga yang awalan melebarnya dari pertengahan betis. Jika pelebaran celana tersebut hanya sedikit, dinamakan boot cut (fungsinya supaya bagian atas sepatu boots bisa masuk ke dalam celana bagian bawah itu), kalau pelebarannya cukup luas, disebut bell bottom.

    Celana wide-leg akan tepat bagi mereka yang memiliki pinggul atau pinggang besar, karena bagian melebar dari celana menarik perhatian orang yang menatap. Bagian lebar tersebut akan menciptakan keseimbangan dari pinggul serta meminimalisir penampilan.

    Sementara bagian atas celana ada 2 pilihan; low-rise atau high-waisted. Untuk mereka yang punya perut (torso) pendek, disarankan untuk mengenakan celana dengan bagian pinggang low-rise dan menghindari high-waist. Celana low-rise akan memberi kesan bagian tengah tubuh tersebut lebih panjang. Begitu sebaliknya, pilihan celana high-waisted akan lebih menarik bagi mereka yang memiliki bagian perut yang panjang.

    Tips padanan:
    - Padankan dengan sepatu hak tinggi untuk membuat kesan ramping dan tinggi.
    - Cari aksesori besar, antara cincin besar atau statement necklace (kalung etnik lagi tren).
    - Lebih baik atasan dimasukkan ke dalam celana.
    - Di tahun 70-an, padanan wide-leg dengan kaus garis-garis horizontal sangat disukai, apalagi dipadankan dengan sepatu atau tas warna coklat. Hippy chic!
    - Sepatu hak datar bisa dengan mudahnya "tenggelam" di bawah celana wide-leg. Lebih bijak jika mau dipadankan dengan sepatu datar, pilih wide-leg yang lebarnya sedang saja, dan panjangnya tidak melebihi sepatu.


    Sumber:http://endangkonveksi.blogspot.com/

    BalasHapus